
Berikut wujud Pohon Literasi kami hari ini.
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Bagaimana kabar membaca selepas 10 hari? Alhamdulillah Fatha masih tetap bersemangat membaca meskipun Ibu belum berhasil men...

Hari ini Ibu menyempatkan cuti 1 hari, mumpung Ayah juga cuti dan sedang ada di rumah. Kami bertiga bersama Uti sepakat untuk berjal...

Hari ini hanya Fatha yang berhasil menjalankan dengan konsisten aktivitas membacanya. Ayah dan Ibu sama-sama KO akibat radang tenggor...
Tantangan Bunsay level 5 telah memasuki hari kedelapan. Alhamdulillah kami sekeluarga masih menikmati reading time meski sulit menyamakan...
![]() |
| Judul bab sembilan yang sudah Ayah tuntaskan |
![]() |
| Buku yang rencananya akan menjadi bekal saya bercerita kepada Fatha selama 1 tahun penuh ^^ |
![]() |
| Fatha mengamati ilustrasi Jabir bin Abdullah yang sedang mengangkut hasil bumi di kebunnya untuk melunasi hutang ayahnya. Ayahnya telah gugur sebagai syuhada pada Perang Uhud. Rasulullah meminta Jabir untuk memanggil para penagih hutang. Atas kehendak A Allah dan doa Rasulullah, Jabir dapat membayar semua hutang ayahnya. |
![]() |
| Ketika menatap wajah Ayah dalam gambar dirasa cukup untuk melipur lara |

Agenda membaca Fatha dan saya siang tadi diwarnai dengan "berebut" buku bacaan. Separuh bagian terakhir Buku " Saya Pengen ...
![]() |
| Halaman bergambar mobil yang menarik perhatian Fatha |
![]() |
| Buku "Cilukba!" dengan halaman pop-up |
![]() |
| Fatha asyik membaca koran |
![]() |
| Pohon Literasi pada hari kelima |
![]() |
| Fatha senang sekali dengan Pohon Literasi yang kami buat. Beberapa kali ia tergoda memetik daunnya |
Salah satu proyek keluarga yang cukup konsisten kami kerjakan hingga sepekan berturut-turut adalah proyek merimbunkan Pohon Literasi. Ada ...
![]() |
| Pohon Literasi makin terlihat berwujud "pohon" |
![]() |
| Visual Dictionary, saya dapatkan dari sebuah toko buku saat bertugas sekitar tujuh tahun lalu |
![]() |
| Fatha sedang membandingkan bentuk sepeda di gambar dengan sepeda milik Om Adit dalam ingatannya |
![]() |
| Mobil balap vs. SUV |
![]() |
| Oleh-oleh Ayah untuk Ibu pada trip kali ini adalah resensi buku |
![]() |
| Salah satu "text book" favorit Ibu |
![]() |
| Fatha menirukan ekspresi Kak Adin di sampul buku. Ibu sempat bingung beberapa saat. "ngapain kamu, Nang?" :p |
Salah satu buku seri kesukaan Fatha adalah Halo Balita, terutama yang bertema melatih kemandirian. Ia sangat menghayati cerita di dalam...





Perjalanan membaca keluarga kami telah sampai di hari ketiga. Menyenangkan mengetahui Ayah, yang biasanya mengandalkan Ibu untuk meringkas...




Menyisihkan sebagian waktu bermain dan menjadikannya acara membaca bersama Fatha bisa jadi sangat menyenangkan. Fatha mulai gemar meniru a...
![]() |
| Fatha membolak-balik halaman buku |

![]() |
| Fatha mengenal emosi dan berbagai macam tekstur pada sensory play Buku "Hmmm..." |



![]() |
| Pohon Literasi Hari Kedua. Sebagian permukaan kertas gambar sudah menjadi korban coretan Fatha. Termasuk beberapa helai daun yang harus diganti karena dicopot paksa :) |
Hari libur seperti biasa menjadi salah satu hari favorit kami sekeluarga. Saat itu saya dan suami bisa lepas dari rutinitas harian. Demi m...
![]() |
| Buku pertama yang saya pilih |
![]() |
| Bab kedua yang sudah berhasil saya selesaikan |
![]() |
| Fatha asyik bercerita tentang Ayah yang mengendarai sepeda bersama Ibu dan anak-anaknya. |


Tantangan level lima Bunsay dimulai. Kali ini permainan yang akan kami lakukan sangat menarik. Setiap anggota keluarga mendapatkan tan...



Kita boleh jadi akan mati, tapi tulisan kita masih bisa memberi arti Anonim Menulis adalah salah satu aktivitas yang awalnya sa...

Kita boleh jadi akan mati, tapi tulisan kita masih bisa memberi artiAnonim
Mengapa harus menulis?
Menulis adalah media untuk membangun konsentrasi. Sebagai orang yang sangat gampang terdistraksi, menulis memudahkan fokus pada apa yang sedang saya lakukan.
Menulis meminimalisir emosi negatif sehingga menghindarkan saya dari marah tanpa sebab dan sedih berlebihan. Suami sangat mendukung ikhtiar saya menulis apa saja, karena mengurangi waktu untuk kegiatan yang kurang bermanfaat. Semacam belanja online :)
Menulis membantu saya membangun portofolio untuk #elfathamirza. Ketika membutuhkan ide bermain bersamanya, saya bisa membuka-buka kembali halaman lama.
Menulis secara online merupakan salah satu ikhtiar saya untuk mengabadikan cerita dan kisah kami sekeluarga. Semoga bisa menjadi kenangan berharga untuk Ananda.
Bismillah..
Memperjuangkan Hubungan Lewat Teknik i-Message
Prinsip CINTA: Mencintai dengan Lebih Baik
Memilih Pompa ASI yang Paling Cocok a la Ibu Fatha
Stimulasi Kecerdasan Logis-Matematika
Tips Sukses Menyusui a la Ibu Fatha
Bisakah Flat Nipple Menyusui?
Workshop "A" Home Team (Membangun Keluarga Berkualitas "A")
Stimulasi Anak Suka Membaca Day #4
Scribo Ergo Sum
Rumah Rapi Day #6
Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances