Home Top Ad

Responsive Ads Here

Search This Blog

Tiga di antara beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir jernih adalah lapar, lelah, dan emosi (marah). Hari Kamis l...

Komunikasi Produktif Day #13: Kendalikan Emosi (2)


Tiga di antara beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir jernih adalah lapar, lelah, dan emosi (marah).

Hari Kamis lalu, saya pulang dari kantor dalam keadaan dua di antara yang saya sebutkan di atas. Lapar dan lelah. Lapar, karena terakhir kali makan adalah saat sarapan, dan lelah karena beberapa pekerjaan belum berjalan sebagaimana mestinya.

Sesampai di rumah saat lepas Maghrib, saya baru ingat bahwa charger HP masih tertinggal di kantor. Padahal keesokan harinya saya harus berangkat ke luar kota dengan penerbangan pagi.
Pun saya melupakan beberapa pesanan belanjaan Uti Fatha untuk sarapan esok pagi.

Sadar bahwa saya dapat memperkeruh kondisi dengan komunikasi yang kurang produktif, akhirnya saya menghindar sementara dari Fatha. Saya isi perut yang kosong terlebih dahulu dan alhamdulillah pikiran mulai jernih.

Saya pun kembali ke kantor untuk mengambil charger HP yang tertinggal sekaligus mampir ke supermarket untuk membeli beberapa macam sayuran dan lauk untuk sarapan Fatha besok pagi.

Alhamdulillah sesampainya di rumah, mood saya membaik dan sudah dapat bermain-main dengan Fatha lagi.

Meskipun praktek komunikasi produktif belum saya lakukan dengan baik hari itu, tapi saya bersyukur sudah mampu mengendalikan mood dan emosi yang kurang oke dengan menemukan akar masalahnya.

#hari13
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

1 comment:

  1. […] Bagi saya pribadi, mengendalikan emosi merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan dalam komunikasi dengan diri sendiri. Begitu emosi dan perasaan negatif muncul, biasanya segala pikiran jernih dan kesadaran untuk menghadapi lawan bicara akan buyar dan bubar jalan. Beberapa kisah tentang ikhtiar saya mengendalikan emosi bisa dibaca di sini dan sini […]

    ReplyDelete