- Saya sudah berpamitan baik-baik dengannya. Sounding harus dilakukan beberapa saat sebelumnya. Saya menyampaikan dengan jelas alasan pergi dan menyebutkan batas waktu dengan tepat. Misalnya, "Ibu harus berangkat kerja selama 3 hari di Batam ya Nak. Jadi Kakak tidur dengan Uti dulu. Nanti malam dan besok malamnya lagi. InsyaAllah setelah dua malam tidur dengan Uti, malam berikutnya kita bersama lagi."
- Fatha melihat dan mengamati detail proses keberangkatan saya. Misalnya saya meninggalkan rumah saat hujan dengan membawa payung, kemudian dijemput mobil di tepi jalan. Saat Fatha mencari saya keesokan harinya, Uti dengan mudah menjawab, "Ibu kan kerja Dek. Ingat kemarin Ibu berangkat dengan payung?" Alhamdulillah ia lebih dapat memahami absennya saya di sisinya selama beberapa hari.
- Tidak sekali-kali melakukan video call kepada orang rumah. Pernah sekali karena rindu saya melakukan panggilan video melalui HP Uti. Fatha yang saat itu akan tidur jadi tak bisa terlelap. Berkali-kali meminta ponsel dan mencari-cari saya di kamar. Sejak saat itu, saya berusaha tidak menelepon Fatha. Setidaknya sampai nanti ia cukup paham bahwa wajah yang terlihat dan suara yang terdengar dari telepon tidak berarti orang tersebut ada di dekat kita.
- Stok ASI perah dalam jumlah cukup. Setidaknya setiap akan tidur, Fatha membutuhkan ASIP untuk merasa dekat dengan ibunya.
#harike3
#Tantangan10hari
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP
#GameLevel4
0 comment(s):